Rabu, 13 Agustus 2008

ENDANK SOEKAMTI


Endank Soekamti adalah grup musik (band) asal Yogyakarta yang beranggotakan tiga personal: Ari (drum), Dori (gitar), dan Erik (bas dan vokal). Grup ini banyak menggunakan idiom punk dalam bermusik, meskipun tidak mengusung ideologinya. Lirik-liriknya terkesan "semaunya", kadang-kadang kasar, dan "nyeleneh", khas humor Yogyakarta. Nama grup musik ini diambil dari nama dua perempuan yang memiliki kesan dalam kehidupan personilnya.[1] Kata "Endank Soekamti" dapat juga dianggap pelesetan dari idiom "enak sekali".

Grup ini berdiri pada Januari 2001. Kariernya diawali dari manggung dari satu panggung pertunjukan ke panggung lainnya di seputaran Yogya dan Solo, terutama pada acara-acara mahasiswa. Pada tahun 2003 mereka merilis album pertama, Kelas 1, dengan hit "Bau Mulut" di bawah label Indie, dan terjual 75 ribu kopi.[2] Album kedua dirilis 2004 di bawah nama Pejantan Tambun dengan 16 lagu. Album ketiga dirilis 2007 dengan nama Sssttt...!!!.[3] Album pertama diproduksi di bawah label "Proton Record" dan album kedua dan ketiga di bawah "Warner Music Indonesia".[4]

Penggemar grup ini dijuluki "Kamtis".



ENDANK SOEKAMTI bukan nama lurah. Endank Soekamti juga bukan nama kelompok campursari seperti Didi Kempot. Endank Soekamti juga bukan nama cewek kampung yang kumal dan dekil. Endang Soekamti itu nama band PUNK! Musiknya bukan menye-menye melankolic, tapi menderu keras dan cepat. Kok Endank Soekamti? Pilihan Dory Soekamti (vokalis, gitaris), Eric Soekamti (bas, vokalis) dan Ari Soekamti (dram) untuk mengambil nama yang unik ini memang nekat. Band yang resmi jumeneng (berdiri -red) per 1 Januari 2001 ini awalnya terbentuk karena kesamaan hobi bermusiknya dari Eric dan Ari ketika sekolah di SMM (Sekolah Menengah Musik) di Jogjakarta.







Alkisah, ada satu guru bernama Ibu Soekamti yang terkenal begitu galaknya. "Bu Soekamti itu guru Bahasa Indonesia yang galak dan menurut aku sih tidak ada sisi positifnya," jelas Eric, cowok berambut 'merah; kelahiran 31 Maret 1980 ini asal. Sementara Endank --yang menurut Eric mewakili sisi positif-- konon mantan kekasih Arie. "Perpaduan nama Endank Soekamti kok sepeprtinya cocok dan mwakili artis positif negatif. Lagian hoki nama ini kayaknya bagus," jelas Eric lagi sambil terkekeh. Sampai saat ini sih --kata Arie-- belum ada komplain dari Soekamti, guru Bahasa Indonesia itu. "Kalau kita lagi ngeband, ketemu teman-teman, mereka malah kasih dukungan, ha..ha," repet Arie sambil tergelak. Sementara mantan-mantan gurunya selalu menyebut mereka dengan 'anak Soekamti'. Mereka mulai berkiprah dalam pentas musik di Jogjakarta. Kemudian sering main di Java Cafe, salah satu kafe di Jogjakarta yang sering menampilkan beberapa band lokal potensial. Apalagu lagu Endank Soekamti juga sempat masuk di Radio Geronimo. Tambah percaya diri saja mereka. Meski namanya terdengar 'ndeso' tapi melihat aksi musikal mereka, tak bisa dibilang musiknya 'ndeso' juga. "Kita memainkan punk melodic," jelas Dory, gitaris kelahiran Jogjakarta, 18 Januari 1980, yang berwajah 'kurang' sangar untuk band punk. Tak heran, karena referensi musik mereka pun dipengaruhi oleh band-band punk macam GreenDay, Blink 182, sampai Sum 41. Seperti nasib band-band baru lainnya, Endank Soekamti pun sempat 'terombang-ambing' ketika menawarkan demonya. "Kita tadinya mau dihandel sama Bonky BIP, karena katanya sedang mencari band-band alternatif. tapi setelah sekian lama, mungkin karena sibuk, tidak ada jawaban yang jelas," jelas Arie, cowok plontos kelahiran Jogjakarta, 2 Juni 1983. Akhirnya mereka 'tertangkap' oleh label baru, Proton Record, milik Ponky Jikustik dan seorang kawannya, Tony. Menurut rencana, album pertama mereka yang diberi titel Kelas 1 akan rilis ke pasar sekitar awal September 2003 mendatang. Mengusung 15 lagu, mereka menjagokan Bau Mulut sebagai single pertama. lagu berjudul nakal ini, bercerita kencan pertama seorang cowok yang ingin mencium pacarnya. Sayang keinginan itu batal gara-gara mulut si cewek bau. Bandel yah... Untuk 'mendukung' lagunya tadi, meski tanpa dukungan label besar, Endank Soekamti juga akan melepas video klip. Untuk urusan klip ini digarap oleh The Jadugar. PH yang berisi anak-anak IKJ Jakarta ini juga menggarap klip untuk Naif atau Clubeighties. Munculnya Endank Soekamti yang notabene berasal dari Jogjakarta, sekali lagi membuktikan invasi band-band Jogja belum berhenti (baca artikel: Invasi Band-Band Jogja). Artinya juga, sebagai kiblat baru musik tanah air, Jogja makin menunjukkan taringnya. Tapi ingat, jangan muncul dan kemudian menjadi macan ompong. Endank Soekamti tak lagi jadi kepompong, tapi sudah jadi kupu. Jangan balik lagi jadi ulat. Satu lagi, buat guru-guru sekolah, jangan galak-galak deh. Nanti dipakai jadi nama band lo.....




1

NIRVANA



KURT DONALD COBAIN: 20 Februari 1967 – ± 5 April 1994) adalah penyanyi, penulis lagu dan gitaris dalam band grunge dari Seattle, Nirvana. Dengan sukses band ini, Cobain menjadi selebriti nasional dan internasional, suatu posisi yang disandangnya dengan berat hati.

Pada 1991, melejitnya lagu Cobain yang paling terkenal, Smells Like Teen Spirit, menandai bermulanya perubahan besar dalam musik pop dari jenis musik yang populer di tahun 1980-an seperti glam metal, arena rock, dan dance-pop, kepada grunge dan alternative rock.

Selain itu lagu-lagu tulisan Cobain lainnya misalnya About a Girl, Come as You Are, In Bloom, Lithium, Heart-Shaped Box, All Apologies, dan Rape Me.

Cobain menikah dengan Courtney Love pada 24 Februari 1992 di Waikiki Beach, Hawaii. Pada 18 Agustus, Frances Bean Cobain dilahirkan.

Pagi berikutnya, Love bangun dan menemukan Cobain sudah overdose dengan paduan dari champagne dan Rohypnol. Ia dilarikan ke rumah sakit dan setelah lima hari di sana diperbolehkan pulang. Karena masalah drugs ini, Cobain dimasukkan ke panti rehabilitasi pada tanggal 30 Maret. Pada malam 1 April, Cobain keluar untuk merokok dan kemudian kabur dari panti tersebut dengan memanjat pagar. Ia kemudian pergi ke Seattle dan menghilang.

Pada tanggal 3 April, Love menghubungi seorang private investigator, Tom Grant, dan menyewanya untuk menemukan Cobain. Pada tanggal 8 April 1994, jenazah Cobain ditemukan di sebuah ruangan di atas garasi rumahnya di Lake Washington oleh pegawai Veca Electric bernama Gary Smith. Otopsi kemudian memperkirakan Cobain tewas pada 5 April 1994.


PEOPLE GRUNGE

  • Rock alternatif
    ... tahun 1980 dan menjadi populer pada tahun 1990; seperti [[indie rock]], [[grunge]], [[gothic rock]], dan [[college rock]]. Aliran-aliran tersebut terkonsol ... * [[Grunge music|Grunge]]
    7 KB (903 kata) - 20:39, 13 Agustus 2008
  • Pearl Jam
    music_genre = [[grunge music|Grunge]], [[Alternative Rock]] | ... ng berhasil di tahun [[1990-an]]. Mereka adalah salah satu pelopor musik [[grunge]], dan dianggap salah satu dari empat besar bersama dengan [[Alice in Chai ...
    12 KB (1697 kata) - 17:35, 10 Agustus 2008
  • Heavy metal
    ... i era 80'an. tahun 90'an menjadi solusi ketika muncul genre yang disebut [[Grunge]] dan [[Alternative metal]]. ==== Grunge (90'an) ====
    11 KB (1448 kata) - 06:34, 2 Agustus 2008
  • Kurt Cobain
    ... 5 April]] [[1994]]) adalah penyanyi, penulis lagu dan gitaris dalam band [[grunge]] dari [[Seattle, Washington|Seattle]], [[Nirvana (band)|Nirvana]]. Dengan ... ... ahun [[1980-an]] seperti [[glam metal]], arena rock, dan dance-pop, kepada grunge dan [[alternative rock]].
    4 KB (467 kata) - 06:01, 12 Juni 2008
  • Soundgarden
    ... ins]], namun mereka sendiri menyangkal keterkaitan mereka dengan musik ''[[grunge]]''. Namun demikian, penggemar mereka tetap memasukan mereka ke dalam genr ...
    1 KB (146 kata) - 09:41, 15 Mei 2008
  • Alice in Chains
    music_genre = [[grunge music|Grunge]], [[Hard Rock]], [[Alternative metal]] | ... arden]], Alice in Chains adalah salah satu band paling berhasil dari era [[grunge]].
    5 KB (750 kata) - 10:24, 18 April 2008
  • Sick Puppies
    aliran_musik = [[Hard Rock]]
    [[Indie Rock]]
    [[Post Grunge]]| ... gu ''Say My Name'' milik [[Destiny's Child]], dimainkan dengan gaya [[post-grunge]]/[[nu metal]].
    2 KB (297 kata) - 08:24, 5 Maret 2008
  • Nickelback
    ... 'Nickelback''' adalah kelompok pemusik yang beraliran [[hard rock]] [[post grunge]] yang berasal dari [[Kanada]]. Kelompok ini sempat mendapat nominasi [[Gr ... Band ini menjadi satu diantara band lain dengan genre post-grunge modern, selain [[3 Doors Down]] dan [[Daughtry]] yang menampilkan style mu ...
    2 KB (233 kata) - 16:39, 2 Agustus 2008
  • Nirvana (band)
    ... p band dari [[Seattle]], [[Amerika Serikat]] yang terkenal dengan aliran [[grunge]]. Band ini memiliki banyak pengikut di [[Indonesia]] terutama komunitas [ ... [[ca:Nirvana (grunge)]]
    2 KB (213 kata) - 06:00, 26 Juli 2008
  • The Offspring
    ... . Band ini memainkan musik-musik [[punk]] yang terpengaruh oleh [[ska]], [[grunge]] dengan [[sound Seattle]] dan bahkan [[metal]]. Mulanya, band ini bernama ...
    3 KB (446 kata) - 05:36, 11 Maret 2008
  • Nu metal
    ... 'nĂ¼ metal''' / '''neo metal''') adalah [[genre musik]] yang mirip musik [[grunge]] dan [[alternative metal]] dengan musik [[funk]], [[hip-hop]], dan [[subg ...
    1 KB (143 kata) - 00:52, 15 Juli 2008
  • Bleach (album)
    Genre = [[Grunge music|Grunge]] |
    2 KB (284 kata) - 05:23, 19 November 2007
  • Ringo Shiina
    ... = [[jazz]], [[pop]], [[rock]], [[big band]], [[punk rock]], [[grunge]], [[chanson]]
    3 KB (276 kata) - 05:02, 4 Maret 2008
  • Back-On
    | aliran = Post-grunge
    Metal alternatif
    Rock alternatif
    Rap-metal
    Rap-rock
    3 KB (426 kata) - 09:36, 13 Maret 2008
  • He Wasn't
    | Recorded = [[Pop punk]], [[post-grunge]]
    4 KB (563 kata) - 01:00, 4 Mei 2008
  • My Happy Ending
    | Genre = [[Rock Alternatf]], [[pop rock]], [[grunge]]
    5 KB (731 kata) - 20:23, 4 Mei 2008
  • Sk8er Boi
    | Genre = [[Pop punk]], [[post-grunge]]
    4 KB (505 kata) - 20:54, 5 Mei 2008
  • Corey Taylor
    [[Post-Grunge]]
    1 KB (115 kata) - 11:56, 15 Mei 2008
  • Godsmack
    music_genre = [[Heavy Metal]], [[Post-Grunge]], [[Hard Rock]]|
    3 KB (364 kata) - 03:42, 19 Mei 2008
  • Sleep apnea
    * [[Johnny Grunge]]
    6 KB (734 kata) - 17:35, 3 Juni 2008

SUPERMAN IS DEAD

. Sejak kapan sih Jerinx lebih peduli sama lingkungan hidup? Apa yang pertama kali bikin Jerinx tergerak untuk jadi orang yang lebih ramah lingkungan?

ada beberapa moment yang memotivasi saya untuk menjadi orang yang sedikit lebih peduli terhadap lingkungan. salah satunya adalah ketika saya melihat betapa kotornya pantai di Bali sekitar 4 tahun yang lalu. ini cukup menyakitkan hati mengingat Bali adalah destinasi pariwisata internasional. saya jadi ingin melakukan sesuatu. jadi semuanya bermula dari kecintaan saya terhadap Bali. dari sana saya berpikir, dengan musik saya akan coba melakukan suatu perubahan. mencoba menyebarkan pesan lewat apa yang saya bisa. kemudian 2 tahun yang lalu saya menemukan dvd dokumentari 'inconvenient truth' yang membuka lebar mata saya thd bahaya global warming. point saya, kamu tidak harus menjadi orang pintar untuk lebih mencintai lingkungan, lihat sekitarmu, buka hatimu dan kamu akan merasakan bagaimana bumi kita menangis saat ini.



2. Dalam kehidupan sehari-hari, apa aja yang Jerinxlakukan untuk mengurangi efek pemanasan global?
menghemat pemakaian listrik dan mengurangi pemakaian kendaraan bermotor jika tidak diperlukan, memakai sepeda untuk transportasi jarak dekat sungguh menyenangkan!

3. Khususnya tentang sampah, ada enggak yang Jerinx lakukan untuk mengelola sampah, misalnya memisahkan sampah organik dengan an-organik, mendaur ulang sampah an-organik jadi benda-benda yang bisa dipakai lagi, atau mengurangi sampah plastik misalnya?
saya sebisa mungkin tidak memakai tas plastik/kresek jika berbelanja. kebiasaan ini saya mulai 4 tahun yang lalu. kadang saya ditatap agak aneh sama ibu penjaga warung ketika saya menolak diberikan tas kresek, tapi setelah saya jelaskan ini untuk mengurangi samapah plastik si ibu paling senyum2 aja, haha. kalau dirumah saya memisahkan sampah plastik, terutama botol munuman, dan memberikannya ke pemulung untuk mereka jual ke tempat daur ulang.

4. KaWanku pernah dengar cerita kalau SID setiap manggung selalu bawa kantong plastik sampah besar untuk memunguti sendiri sampah sisa-sisa pertunjukan. Bener enggak nih? He he he.
haha, ada beberapa konser amal yang pernah kita organize sendiri dan tema-nya menjaga kelestarian pantai di Bali. dalam konser2 spt itu, kita selalu concern thd kebersihan venue, jadi kita memastikan setelah konser venue tidak menjadi timbunan sampah seperti di konser2 yang lain. apalagi venue yang kita gunakan seperti pantai, kebersihan-nya harus sangat diperhatikan. jangan sampai kita bikin konser amal untuk pantai tapi kita sendiri malah bikin kotor pantai.

5. Dalam kaitannya dengan karya musik SID sendiri, ada rencana untuk membuat kemasan album atau show SID yang lebih ramah lingkungan enggak?
ide tsb sudah coba kita realisasikan dalam kemasan CD album Black Market Love yang tidak memakai plastik, dan untuk album berikutnya mungkin akan kita sertakan tips2 mengendarai sepeda gayung dengan aman? hahaha....

6. Belakangan efek pemanasan global makin terasa. Mulai dari iklim yang makin enggak menentu sampai krisis pangan. Kalau buat Jerinx sendiri, efek pemanasan global apa yang paling menakutkan?
global warming membuat hairwax dan eyeliner saya cepat mencair! haha, seriously, efek yang paling menakutkan bagi saya adalah tenggelamnya daratan karena mencairnya gletser. bayangin semua daratan tenggelam, how can we survive. that's heavy.

Makasih buat kesediaan Jerinx menjawab pertanyaan dari KaWanku. Ditunggu jawabannya ya. terima kasih juga buat pertanyaan-nya. keep spreading the positive messsage!



Permintaan Maaf untuk Ousiders Solo dan sekitarnya

Whoa, senang sekali rasanya ketika S.I.D mendapat undangan bermain di Solo untuk pertama kalinya. Mendarat di Jogja dengan senyum dan perjalanan 2 jam ke Solo tak terasa karena riuhnya tawa selama perjalanan. Ternyata Solo rame juga wisatawan asing-nya, fakta yang selama ini jarang kita kurang ketahui. Hehe.

Sejak sore hotel tempat kita stay sudah banyak dikunjung Outsiders Solo dan sekitarnya [Malang, Surabaya, Ponorogo, Jogja dll] dan setelah berbincang-bincang, bercanda dan foto-foto dengan mereka, kita menuju venue dengan sumringah karena mendapat info acaranya ramai sekali [sekitar 20.000 penonton]

Sesampai di venue, gila penontonya memang ramai sekali, bahkan untuk berjalan di sekitar backstage-pun susahnya bukan main. Saat kita ngobrol2 dgn anak-anak Endank Soekamti, berita kurang mengenakkan datang dari panitia: karena acara ngaret, durasi bermain kita dipotong dari 1 jam menjadi 20 menit karena ijin keramaian yang dipegang panitia hanya sampai jam 11 malam. Damn, kita mulai putar otak untuk merubah daftar lagu. Endank Soekamti bermain dengan apik dan mulus, dan kita pun bersiap-siap setelahnya.

Giliran S.I.D. Lagu pertama sampai lagu kedua berjalan mulus, sampai pada lagu ketiga ketika batu batu mulai berterbangan ke arah panggung, dari sebesar jempol sampai seukuran sepatu. Dan akhirnya sebuah batu/beton berukuran cukup besar menerjang tubuh saya, amarah pun memuncak! Walaupun tidak sakit sama sekali, kita merasa hak-hak kita sebagai manusia sedang diinjak-injak. Pelemparan tsb bagaikan percobaan pembunuhan. Bayangkan saja jika batu tsb menerjang kepala. Hanya Tuhan dan Elvis yang tahu kenapa batu-batu tersebut tidak sampai mencelakakan kita. Batu batu terus berterbangan, menerjang stand mic, ampli gitar, kamera dan lain lain. Dan sembari bermain kita dengan jelas dapat melihat pelaku pelemparan tidak lebih dari 10 orang. Dengan pengecut-nya mereka benar-benar lempar batu sembunyi tangan. Alasan mereka melempar juga tidak jelas, tapi sepertinya fitnah usang yang mengatakan S.I.D anti ras Jawa masih dipercaya mereka sebagai alasan untuk [kalau bisa] membunuh kita di panggung. 'Membunuh' mungkin terdengar sedikit too much but at least itu yang kita rasakan saat di panggung. Orang-orang ini memang benar-benar ingin menyakiti kita. Bayangkan, mentalitas seperti apa yang bisa membuat seorang remaja tanggung dengan ganasnya melemparkan batu [berukuran cukup besar] kearah seseorang? Sebegitu bencinya mereka dengan kita? Sebegitu sakitnya mereka? Apa yang salah dengan remaja-remaja ini?

Yang cukup disesalkan, pihak keamanan tampak kurang sigap menyikapi aksi pelemparan tsb, mereka tampak tidak terlalu peduli. Ketika batu menerjang panggung, mereka hanya menoleh darimana arah batu datang dan selanjutnya tidak melakukan apa apa. Tidak ada kenginan mereka untuk mencari si pelempar. Juga para Outsiders yang datang bersemangat dengan atribut bendera S.I.D dan lain lain, juga tampak tidak bisa berbuat apa apa melihat batu batu berterbangan. Padahal kita lihat jumlah Outsiders mencapai ratusan saat itu. Dan jumlah pelempar batu tidak lebih dari 10 orang. Kita tidak ingin mengadu domba siapapun, tapi jika saya mencintai/menghargai sebuah band dan melihat band tsb. dilempari dengan batu, saya akan melakukan sesuatu untuk menghentikannya, walaupun tidak dengan cara kekerasan, saya akan lakukan sesuatu. Kita punya hak untuk menikmati sebuah tontonan musik tanpa diganggu dengan cara cara barbar dan kampungan seperti itu. Tapi mungkin situasi saat itu yang sangat ramai tidak memungkinkan para Outsiders melakukan apa apa.

Kembali ke panggung, walau batu tak hentinya menyerang, S.I.D tetap bermain, kita tidak berlari mencari perlindungan. Kita tetap berdiri disana, diposisi target lemparan. Bahkan saat panitia dan polisi memaksa kita untuk menghentikan permainan, kita tetap membandel. Kita bermain sampai 7 lagu. Sampai akhirnya komandan polisi datang ke panggung dan ngamuk-ngamuk, barulah panitia dengan wajah pucat pasi memohon agar kita menghentikan set. Kita tidak ada pilhan lain, daripada panitia dipenjara karena melanggar ijin keramaian akhirnya kita pamit dari panggung.

Kebetulan saat itu ada dua teman kita dari Australia mengikuti S.I.D dari Bali ke Solo dan mereka hanya bisa geleng geleng kepala melihat aksi pelemparan yang tidak pernah mereka lihat dalam hidupnya. Mereka bilang ke saya "Saya sudah pernah ke ratusan konser di Australia dan Eropa, mulai konser kecil sampai festival besar, tidak pernah saya saksikan aksi sebodoh ini. Di Australia, para pelempar batu ini sudah pasti dihajar penonton lain dan masuk penjara. Mereka tidak punya respect sama sekali akan hak hak ribuan orang lain yang ingin menikmati konser" Dan saya bilang ke mereka "Yeah selamat datang di Indonesia yang hebat!"

Kesal, sedih, marah campur aduk di hati kita. Kita ingin sekali membahagiakan para Outsiders yang tidak sedikit dari mereka menempuh perjalanan 4 - 8 jam untuk menonton S.I.D di Solo. Tapi apa boleh buat, waktu yang terbatas membuat panitia dan polisi memaksa kita untuk berhenti. Dan saat ini kita hanya bisa meminta maaf sebesar-besar nya kepada para Outsiders. Jangan khawatir, S.I.D akan kembali lagi ke Solo. Dan buat para pelempar batu, tersenyumlah hari ini, karena pada saat kita datang lagi nanti, senyum kalian akan hilang. Cheers, Jrx


Merchandise Superman is Dead

Dear Outsiders, Pada akhirnya penyiapan materi untuk merchandise telah selesai dan telah siap untuk dipasarkan melalui Official website ini.

Kami telah menyiapkan sistem pemesanan yang sangat mudah dan dilakukan secara offline, cukup mendownload formulir pemesanan, melakukan transfer via Bank BCA , dan kemudian final step adalah mengirimkan melalui fax bukti pembayaran sekaligus formulir pemesanan yang telah diisi lengkap.

Kami telah meminimalis kendala yang Para outsider alami pada saat pemesanan merchandise- merchandise Superman Is Dead sebelumnya.

Terimakasih dan selamat menikmati fitur terbaru dari kami.

Cheers to Da Bone,
Administrator

HOT NEWS !!! Superman is Dead saat ini sedang berada di dalam studio rekaman untuk penyelesaian album baru, mohon doa restu para OutSider...Terimakasih.